Postingan

Gambar
Socratez Yoman, PENDETA TETAPI PENDUSTA JUGA PENGADU DOMBA Papua. Tragedi asmat yg terkena gizi buruk, campak dan meninggal dunia 61 jiwa  org bayi yg diliput media secara luas. Dan di hari ke 11, sebuah data terbaru yg terkena gizi buruk dan campak ternyata berjumlah 15 ribu nyawa manusia. Sungguh jumlah yang tidak sedikit. Tragedi ini dimanfaatkan oleh kelompok Papua Merdeka dengan menuding tragedy Asmat sebuah scenario yang dibuat oleh Pemerintah. Seperti yang pernah dituliskan oleh seorang Gembala Socrtaez Yoman “Disini terjadi proses pembiaran dan pembunuhan perlahan-lahan generasi Bangsa West Papua”. Statemen yang dikeluarkan oleh seorang hamba tuan Socratez Yoman tidak mendasar dan tidak memiliki fakta, ini hanya opini yang dibangun oleh seorang Gembala Socratez untuk mempengaruhi publik. Socratez dimana? selama penderitaan yang dialami warga Asmat tidak pernah mendatangi Asmat, ia hanya mengarang sebuah cerita bohong tentang penderitaan yang dialami wa...
Gambar
Dominggus Mandancan : Puji Tuhan, Nama Lodwik Mandacan Terpilih Sebagai Nama RS Bhayangkara Polda Papua Barat Manokwari Jubi–  Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. memilih menggunakan nama Lodwik Mandacan pada Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Papua Barat, untuk mengenang jasa pejuang Tri Komando Rakyat (Trikora). RS Lodwik Mandacan yang dibangun di wilayah Kampung Maripi, Distrik Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat itu, telah diresmikan oleh Kapolri pada Senin 29 januari 2018 siang ini,  bersamaan dengan peresmian gedung Mapolda Papua Barat. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mewakili keluarga besar mandacan dan seluruh masyarakat provinsi Papua Barat Maupun Provinsi Papua menyampaikan ungkapan kebanggaanya kepada Pemerintah yang telah menamai RS. Bhayangkara Polda Papua dengan nama, RS. Lodwik Mandacan. "Ayah saya Lodwik Mandacan merupakan tokoh masyarakat Suku Arfak yang mendiami s...
Gambar
ICP Sebar Berita Bohong di Papua Koalisi Internasional untuk Papua atau ICP (International Coalition for Papua) telah membohongi rakyat Indonesia khususnya Papua. Hal ini disampaikan langsung oleh keluarga Ulis Turot di Sorong 17 Januari 2017. Sebelumnya Koalisi Internasional untuk Papua (ICP) telah mendokumentasikan pembunuhan ekstra-yudisial terhadap sepuluh orang asli Papua sepanjang tahun 2017. Berita yang dikeluarkan oleh humanrightspapua.org pada tanggal 17 Januari 2018  dibantah oleh keluarga Ulis Turot dalam halini Kosmas Turot (kakak Kandung Ulis Turot). ICP meminta pihak berwenang Indonesia untuk segera melakukan penyelidikan independen, terhadap kasus meninggalnya Ulis Turot, aparat diminta untuk bertanggung jawab dan pelaku harus diadili di pengadilan sipil melalui pengadilan yang adil dan transparan, sebagaimana diatur dalam perjanjian hak asasi manusia internasional. Mengetahui adiknya dikatakan telah meninggal dunia Kosmas Turot beserta keluarga...
Gambar
Benny Wenda Tidak Seperti Nelson Mandela Konteks perjuangan keadilan, perdamaian dan hak asasi manusia yang diperjuangkan Nelson Mandela, tidaklah bisa dibandingkan dengan perjuangan yang dilakukan oleh Benny wenda.Nelson Mandela orang terdidik, berilmu, lembut hati, bermartabat, kebapaan, wawasan sangat luas, punya integritas serta rajin berkebun. Kalau melihat latar belakang Benny Wenda sangatlah bertolah belakang 180 derajat, hal ini diterangkan oleh Ketua Umum KNPB Viktor Yeimo, Jumat 26 Januari 2018 di Jayapura. Victor mengatakan Kisah Nelson Mandela yang dituliskan kembali oleh Pendeta Socrates tidak bisa disamakan dengan Benny Wenda. “Saya kenal Benny Wenda, sebelum Benny Wenda melarikan diri dari Papua dan sekarang diangkat menjadi Ketua ULMWP, hampir setiap saat saya bersama dengannya, saya menemaninya sampai dia ditangkap oleh pihak Kepolisian dan ditahan di Kantor Polisi Jayapura,” jelas Victor. Sebenarnya Benny tidak seutuhnya membela orang Papua,...

Klarifikasi Saksi Kasus Novel ke Polda Metro, Ombudsmen Sebut Tak Ada Pe...

Gambar
Gambar
Klarifikasi Saksi Kasus Novel ke Polda Metro, Ombudsmen Sebut Tak Ada Penangkapan https://www.youtube.com/watch?v=OJGVigUJfvs&feature=youtu.be

Secretary General of ULMWP failed to convince foreign NGOs about Papua Referendum

Secretary General of ULMWP failed to convince foreign NGOs about Papua Referendum POSTED ON JANUARY 19, 2018 New York – The Free West Papua campaign by Octavianus ‘Okto’ Mote, Secretary General of ULMWP (United Liberation Movement for West Papua), Tuesday (January 9, 2018) at the National Lawyers’ Office of the Guild Chapter NYC, New York, has failed to convince the participants of the need for a referendum for West Papuans. The meeting was initiated by John Miller of East Timor & Indonesia Action Network (ETAN), a US-based NGO that has been operating since 1991 in East Timor and has been active in international campaigns supporting the implementation of a referendum for East Timorese that led to the release from Indonesia in 1999. At the meeting, Okto Mote tried to convince the participants that the process of joining Papua into Indonesia was illegal. Okto also added that there has been a genocide against indigenous Papuans committed by Indonesians. Whe...